Skip to main content

Posts

Featured

Perang Eskimo

J. D. Salinger
Pukul lima setiap Sabtu pagi, Ginnie Mannox selalu bermain tenis di Lapangan Bagian Timur dengan Selena Graff, teman sekelasnya di sekolah Miss Basehoar. Ginnie sejujurnya menganggap Selena sebagai orang tergemuk di Miss Basehoar—sekolah yang seolah-olah penuh dengan orang-orang gemuk—tapi di waktu yang sama ia tak pernah tahu seseorang seperti Selena selalu membawa kaleng bola tenis baru. Ayah Selena membuat bola tenis. (Saat makan malam suatu waktu, untuk kemajuan pendidikan seluruh keluarga Mannox, Ginnie memutuskan untuk ikut makan malam bersama keluarga Graff; makan malam itu melibatkan pelayan yang datang ke sisi kiri setiap orang dengan sekaleng bola tenis, bukannya jus tomat.) Tapi untuk urusan mengantar pulang Selena ke rumahnya setelah bermain tenis dan selalu terjebak untuk membayar seluruh ongkos taksi, membuat Ginnie selalu gelisah. Bagaimanapun, pulang dengan taksi dan bukannya bus adalah ide Selena. Di Sabtu kelima, bagaimanapun juga, saat taksi berjalan …

Latest posts

Awan-Awan

Let's Talk about Lamp, Milk, Bra, and Civilization

Paper Expectations

Abstraksi Memori dalam Kemacetan

Paman yang Malang dari Connecticut